Kelor (Moringa), Makanan Super Yang Kian Naik Daun - Yuk Baca Manfaatnya...

Emakku pernah bercerita tentang daun kelor. Pada zaman dulu, orang-orang mengonsumsi sayur daun kelor karena kesaktiannya. Mereka mempercayai khasiat daun kelor untuk menangkal ilmu hitam dan makhluk halus. Jadi, Anda tahu bahwa orang-orang dahulu menyukai daun kelor untuk alasan mistik. Bukan karena alasan medis karena mungkin ilmu kesehatan masih sangat terbatas pada waktu itu. Zaman terus berganti. Masyarakat pun sudah mulai melupakan atau bahkan tidak memercayai takhayul tersebut.

Sementara di India dan daerah-daerah di Asia Selatan seperti Pakistan, Bangladesh dan Afghanistan, orang-orang di sana juga sering mengosumsi kelor untuk masakan. Bahkan, kebiasaan ini sudah berlangsung selama berabad-abad lamanya.

Kelor merupakan makanan sumber makanan penting di beberapa wilayah dunia seperti Ethiopia, Filipina, dan Sudan. Bahkan, sekarang negara-negara Barat, Amerika Latin, dan Kepulauan Pasifik sudah mulai membudidayakan kelor .

Saya juga pernah membaca,  seorang kakek sembuh dari penyakit stroke yang diderita setelah mengonsumsi kelor secara rutin. Setelah mengalami kesembuhan dan merasakan manfaat kelor, sang kakek memutuskan untuk menjadi petani kelor. Dengan bantuan putri beliau, kakek tersebut pun membuat produk teh daun kelor. Ternyata, orang-orang menyukai teh daun kelor produksi kakek tersebut.

Itulah manfaat kelor mulai dari hal-hal berbau mistik, sebagai sayuran,  hingga yang benar-benar bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

manfaat kelor bagi kesehatan

Kelor kaya akan nutrisi
Manfaat kelor atau moringa mendapatkan pengakuan dari Badan Kesehatan Dunia PBB, WHO. Kelor dinobatkan sebagai makanan super atau superfood karena kaya akan kandungan nutrisi. Inilah yang membuat WHO merekomendasikan kelor untuk mengatasi masalah malnutrisi di beberapa belahan dunia.

Apa saja nutrisi yang terkandung pada kelor sehingga membuatnya disebut sebagai superfood? Mungkin Anda akan kaget jika mengetahui ini dan ingin segera mencari kelor atau produk olahan kelor lainnya.

Kelor mengandung nutrisi :
  • Protein dua kali lebih banyak darppada yoghurt
  • Kalium / potassium tiga kali lebih banyak daripada pisang
  • Kalsium empat kali lebih banyak daripada empat gelas susu
  • Vitain A  empat kali lebih banyak daripada vitamin A wortel
  • Vitamin C tujuh kali lebih banyak daripada vitamin C jeruk
  • Vitamin B1 dan B2 tujuh kali lebih banyak darpada ragi
  • Polifenol enam kali lebih banyak daripada anggur merah
  • Asam folat Empat kali lebih banyak daripada hati sapi
  • Vitamin E empat kali lebih banyak daripada gandum
  • Serat dua kali lebih banyak daripada produk gandum
  • Asam amino esensial 1,5 kali lebih banyak daripada telur
  • Zat besi 25 kali lebih banyak daripada bayam
Sekarang Anda sudah tahu bertapa bermanfaat kelor bagi tubuh manusia baik sebagai minuman kesehatan maupun menambah gizi makanan.

Daun kelor bagus untuk ibu hamil dan menyusui
Tahukah Anda di negara Filipina, orang-orang memanfaatkan daun kelor sebagai sayuran. Daun kelor juga berfungsi meningkatkan produksi Air Susu Ibu (ASI). Bahkan daun kelor mendapatkan julukan Mother’s Best Friend di sana. Ini tidaklah mengejutkan karena daun kelor mengandung mikro gizi yang sangat baik untuk ibu hamil menyusui antara lain kalsium, zat besi, fosfor, magnesium,seng, vitamin C. Jadi, untuk para ibu-ibu jangan ragu mengonsumsi daun kelor sebagai pilihan untuk menambah asupan gizi pada masa kehamilan dan menyusui.

Lihat juga : 4 Tips Ampuh Agar Anda Bisa Cepat Hamil

Kelor membantu mengurangi inflamasi
Pada dasarnya, inflamasi atau peradangan merupakan bentuk respons tubuh terhadap serangan infeksi atau cedera. Ini mekanisme alami tubuh. Namun, jika Anda membiarkan inflamasi dalam waktu lama akan menjadi masalah kesehatan. Beberapa masalah kesehatan akibat inflamasi berkelanjutan antara lain penyakit jantung dan kanker.

Berdasarkan beberapa penelitian, daun kelor mengandung asam amino esensial, antioksidan, fitonutrisi yang mungkin dapat membantu mengurangi beberapa macam inflamasi.

Kelor baik untuk kesehatan usus
90% penyakit berasal dari usus besar. Berdasarkan sebuah penelitian oleh Dr Harvey W Kellogg dari USA, ada sebuah fakta bahwa dari 100.000 usus besar yang dimiliki oleh manusia, hanya 6 persen yang benar-benar normal. Mengerikan bukan?

Usus menjadi tempat pengolahan makanan dan penyerapan nutrisi untuk kemudian disalurkan ke seluruh organ tubuh. Namun, hasil pengolahan makanan tersebut menyisakan sampah-sampah dan racun yang mengendap di dalam usus. Ketika sampah-sampah dan racun tersebut dibiarkan, maka akan menimbulkan masalah kesehatan.

Seperti yang sudah Anda baca, kelor mengandung serat dua kali lebih banyak daripada produk gandum. Ini akan membantu membersihkan usus Anda dari berbagai sisa-sisa olahan makanan dari tubuh. Kelor atau moringa mengandung paket nutrisi vitamin dan mineral lengkap seperti thiamin, niacin, and vitamins B2 and B3 yang membantu proses metabolisme tubuh dan mengolah makanan.

Kelor juga mengandung zat-zat anti-inflamasi yang membantu menghasilkan flora bermanfaat bagi usus dan mengurangi produksi gas dan sembelit.

Komentar

Artikel Lainnya

Contoh Teks Deskripsi Bahasa Jawa Tentang Candi Borobudur

Karangan Narasi Dalam Bahasa Jawa Beserta Contoh dan Terjemahannya

Tembung Saroja Dalam Bahasa Jawa Beserta Contoh-Contohnya