Langsung ke konten utama

Postingan

Sugeng Riyadi - Selamat Hari Raya Idul Fitri

Pada postingan ini saya ingin  mengucapkan Sugeng Riyadi - Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H buat semua sedulur di seluruh dunia yang sempat membaca tulisan ini.
Mohon maaf lahir dan batin apabila dalam penulisan di blog ini kurang berkenan di hati panjenengan kabeh.
Pungkasan, Happy Eid & Holiday kanggo sedulur-sedulurku kabeh.
Matur nuwun :)
Postingan terbaru

Tak Terasa Sudah Bulan Mei.....

Tak terasa sudah kita sudah berada di pertengahan bulan Mei 2017. Karena kesibukan kerja offline - maklum penulis hanyalah seorang buruh hehehe - maka saya belum sempat menulis di blog Jawalogger ini. Tapi saya sudah punya ide yang tinggal menunggu waktu luang saja.
Jadi tunggu saja update postingnya :)
Matur nuwun.

Awal April

Badalaaaaa!!!!
Jumpa lagi di awal Bulan April 2017.
Semoga hari Anda selalu menyenangkan dan disertai keberkahan, kemudahan serta kelancaran. Amiiin.
Itu saja postingan awal bulan saya,
Maturnuwun :).

Latihan Menulis Aksara Jawa (Bag.5) - Menggunakan Aksara Pasangan Wutuh

Sugeng rawuh para sedulur,
Pada bagian-bagian sebelumnya, Jawalogger sudah membahas tuntas tentang penggunaan sandhangan dalam penulisan aksara Jawa . Sekarang, kita akan memulai pembahasan mengenai penggunaan aksara pasangan yang akan terbagi dalam beberapa bagian. Kita akan mulai dengan aksara pasangan wutuh.
Aksara pasangan wutuh berarti aksara pasangan yang bentuk penulisannya sama dengan aksara nglegena / aksara asalnya. Ada empat macam aksara pasangan wutuh yaitu "Ra", "Ya", "Ga", dan "Nga".
Berikut ini contoh kata-kata yang menggunakan aksara pasangan wutuh yang bisa Anda tiru dengan menuliskannya di atas kertas.
1. Becik Rahayu
Pada kata Becik Rahayu, aksara pasangan "Ra" ditempatkan di bawah aksara "Ka" karena aksara "Ka" merupakan konsonan mati.
2. Mangan Rujak
Di sini, aksara pasangan "Ra" yang diberi sandhangan suku ditempatkan di bawah aksara "Na".
3. Mas Yoga
Kata Mas Yoga, aksara pas…

Latihan Menulis Aksara Jawa (Bag.4) - Menggunakan Sandhangan Wyanjana

Sugeng rawuh para sedulur,
Jawalogger masih melanjutkan seri latihan menulis aksara Jawa yang kini sudah ada di bagian keempat. Jika pada seri sebelumnya kita sudah membahas cara menggunakan sandhangan panyigeg wanda, sekarang kita akan belajar mengenal dan memakai sandhangan wyanjana dalam penulisan aksara Jawa.
Namun, sebelum memulai, bagi Anda yang baru menyimak blog kami...Anda dapat membaca seri-seri latihan menulis aksara Jawa sebelumnya :
Bagian 1 - Pengenalan aksara Jawa dan menulis tanpa sandhangan & pasangan Bagian 2 - Penggunaan sandhangan swara (harakat bunyi vokal) Bagian 3 - Penggunaan sandhangan panyigeg wanda
Sama seperti sandhangan panyigeg wanda, sandhangan wyanjana juga terdiri dari tiga macam yaitu :
1. -ra yang disebut cakra 2. -re yang disebut keret 3. -ya yang disebut pengkal
Untuk lebih jelasnya mari kita lihat contoh penggunaan dan cara penulisannya menggunakan aksara Jawa di bawah ini.
1. Prajurit Majapahit Pada frasa Prajurit Majapahit di atas, penggunaan s…