Ini Dia Contoh Menulis Bahasa Jawa ke Aksara Jawa

Menulis kata, kalimat dan paragraf bahasa Jawa ke aksara Jawa memang perlu banyak belajar. Termasuk penulis sendiri. Ketika ingin menulis bahasa Jawa ke aksara Jawa tapi lupa dengan bagaimana cara penulisannya. Sembari mengingat pelajaran semasa sekolah dulu, saya juga belajar lagi. Bagaimana dengan Anda, ingin belajar juga?

Anda dapat menemukannya di blog Jawalogger ini. Meskipun tema secara umum adalah "gado-gado", namun Jawalogger tetap memberikan porsi besar pada bahasan tentang bahasa dan budaya Jawa. Maka tidak heran kalau Anda akan menjumpai artikel bahasa Jawa, menulis aksara Jawa, kawruh basa Jawa hingga wisata dan kuliner yang "berbau" Jawa tersaji di sini.

Kembali ke bahasan menulis bahasa Jawa ke aksara Jawa, pada postingan ini, Jawalogger akan membagikan sebuah contoh tulisan bahasa Jawa yang sudah dialihkan ke dalam aksara Jawa. Satu paragraf yang dicuplik dari sebuah tulisan di rubrik Jagad Jawa Solopos berjudul Basa Jawa Dadi Basa Asing karya Rini Tri Puspohardini, Sastrawan Jawa Guru SMPN 3 Salatiga.

Paragraf bahasa Jawa

Basa Jawa dadi basa asing? Ora mokal. Suwene suwe Basa Jawa bisa dadi basa asing ing tanah Jawa. Wektu iki wiwit krasa yen Basa Jawa sansaya arang kanggo pirembugan. Ing kantor-kantor pemerintah lan ing madyaning kulawarga meh kabeh komunikasi nganggo basa Indonesia.

Tulisan aksara Jawa

Bagaimana? Sudah bisa menulis bahasa Jawa ke aksara Jawa. Kalau belum, silakan jelajahi blog ini dengan mengklik menu Bahasa Jawa dan Menulis Aksara Jawa. Di sana Anda akan mendapatkan berbagai tips dan latihan menulis aksara Jawa.

Semoga bermanfaat.

Maturnuwun.

Bukan seorang ahli, apalagi sarjana Bahasa Jawa, Andi menuliskan segala pengetahuan mengenai bahasa ibunya yang pernah didapat melalui sekolah dulu dan buku-buku. Andi juga tidak jarang menulis tema lain seperti teknologi dan kesehatan. Kunjungi Jawalogger.com.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silakan berkomentar dengan sopan. Setiap komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Jadi, bagi Anda yang memasukkan komentar, "tidak boleh" memasukkan link di dalam komentar.

Jika itu terjadi, maka saya tidak akan menyetujui komentar Anda.