Ini Dia Ucapan-Ucapan Salam dalam Bahasa Jawa

Anda mungkin sudah sering mengucapkan kata "Hai", "Halo"  bukan?

Dalam bahasa Jawa kata-kata sapaan atau salam tersebut juga dipakai. Tapi, masih ada ucapan-ucapan salam lainnya yang sering digunakan orang-orang Jawa sehari-hari. Di bawah ini, Jawalogger membagikan macam-macam ucapan salam dalam bahasa Jawa baik ngoko maupun alus.

Héi atau héyy

Kata ini sama artinya dengan "Hai" dan "Halo" tapi dua kata tersebut menurut pengalaman saya jarang diucapkan. Kata "Hey" lebih sering dipakai. Misalnya, "Heyy, piye kabare?". Anda boleh memakai kata ini kepada orang yang sudah kenal atau akrab saja seperti teman sebaya. Kalau kepada orang tua, orang yang dituakan atau dihormati, kata Heyy dianggap tidak sopan.

Piyé kabaré?, Kepriyé kabaré?, "Pripun kabaré?", "Dospundi kabaripun?"

Piye kabare lebih sering digunakan dalam percakapan sehari-hari daripada kepriye kabare. "Piye kabare" diucapkan dalam situasi informal. Sementara "Kepriye kabare" lebih formal dan sering juga dipakai dalam bahasa penulisan.

Dalam bahasa Jawa yang lebih halus, anda bisa mengatakan "Pripun kabare? / Pripun kabaripun?" atau "Dospundi kabaripun? / Dospundi wartosipun?"

Untuk menjawab sapaan ini, anda cukup mengatakan "Apik" atau "Apik-apik wae", "Sae" atau "sae-sae kemawon", "Sehat Alhamdulillah", "Biasa wae" atau "Biasa mawon"

Suwé ra ketemu

Kalimat salam ini diucapkan ketika anda bertemu dengan teman atau saudara yang sudah lama berpisah. Arti dari "Suwé ra ketemu" yaitu "Lama nggak jumpa". Jadi, kalau anda mempunyai teman orang Jawa yang lama tidak berjumpa dan akhirnya ketemu bisa mengatakan :

"Heyy, piye kabaré? Suwé ra ketemu."

Jika anda ditanya seperti itu, anda bisa menjawab, "Kabarku apik, iya wis suwé banget ra ketemu."

Sugeng énjing (Wilujeng enjing), Sugeng Siang (Wilujeng siang), dan Sugeng dalu (Wilujeng dalu)

Sugeng enjing berarti "Selamat pagi". Pada dasarnya Sugeng enjing dan Wilujeng enjing sama saja. Hanya, kalau dalam unggah-ungguh Sugeng enjing lebih halus. Tapi anda bisa memakai keduanya. Sugeng siang berarti Selamat siang. Sugeng dalu dan wilujeng dalu bermakna Selamat malam.

Sugeng rawuh

Sapaan sugeng rawuh diucapkan kepada orang lain atau tamu yang datang ke tempat anda. Artinya "Selamat datang".

Sugeng tindak

Sementara ketika anda melepas kepergian orang anda bisa mengucapkan Sugeng tidak yang artinya "Selamat jalan".

Mungkin ada beberapa daerah penutur Jawa dengan dialek berbeda yang memiliki ucapan salam yang berbeda pula. Jika anda memiliki saran, kritik atau permintaan jangan segan-segan untuk menulis komentar di bawah ini.

Maturnuwun :)

Komentar

Artikel Lainnya

Contoh Kalimat Aksara Jawa dan Artinya (Bag.1)

Contoh Teks Deskripsi Bahasa Jawa Tentang Candi Borobudur

Sandhangan Panyigeg Wanda dalam Tulisan Aksara Jawa