Contoh Terjemahan Paragraf Bahasa Jawa ke Bahasa Indonesia

Halo para pembaca semuanya, pada postingan kali ini Jawalogger membagikan contoh dua paragraf terjemahan dari bahasa Jawa ke bahasa Indonesia. Paragraf di bawah ini dikutip dari kalawarti Jayabaya terbitan tahun 1990 yang berjudul "Mbudidaya Tanduran Mlinjo" atau dalam bahasa Indonesia "Membudidayakan Tanaman Melinjo". Judulnya pun saya rubah menjadi 'Tanduran Mlinjo" saja.

Dalam penerjemahan yang saya lakukan tidak "plek" kata per kata tapi disesuaikan dengan bahasa tujuan terjemahan dalam hal ini ke bahasa Indonesia. Meski begitu, anda tidak perlu khawatir karena saya juga membagikan daftar kosakata beserta artinya dalam bahasa Indonesia.

Terjemahan paragraf Jawa ke Indonesia

Paragraf Jawa

"Tanduran Mlinjo"

Tanduran mlinjo mujudake tanduran asli laladan kang nduweni hawa panas. Wong Jawa ngarani mlinjo, wong ing tlatah Jawa Kulon ngarani tangkil, manawa wong ing tlatah Sumatra Kulon (Minangkabau) ngarani batang banguak. Godhonge sing isih enom jenenge so. Kembange arane kroto. So lan kroto iki disenengi dening masyarakat, awit bisa dijangan lodhen, bothok, untup-untup (sayur asem).

Woh mlinjo sing wis tuwa bisa digawe emping. Emping mlinjo iku nduweni rasa sing khas lan masyarakat uga akeh sing padha seneng. Dadi ya ora nggumunake manawa emping mlinjo iku mujudake bahan pangan ekspor sing nduweni pangaji sing becik, kang bisa ngundhakake pengasilane para kadang tani. Mula ya ora aneh, manawa para sedulur-sedulur tani banjur padha mbudidaya tanduran iku.

(Dikutip sebagian dari "Mbudidaya tanduran Mlinjo" kalawarti Jayabaya No.22 tahun 1990)

Terjemahan ke dalam bahasa Indonesia

"Tanaman Melinjo"

Tanaman melinjo merupakan tanaman asli daerah yang berhawa panas. Orang Jawa menyebutnya mlinjo, orang Jawa Barat menyebut tangkil, sedangkan orang di daerah Sumatra Barat (Minangkabau) menyebut batang banguak. Daunnya yang masih muda namanya so. Bunganya namanya kroto. So dan kroto ini disukai oleh masyarakat karena bisa dibuat sayur lodeh, botok, sayur asem.

Buah melinjo yang sudah tua bisa dibuat emping. Emping melinjo memiliki rasa yang khas dan masyarakat juga banyak yang suka. Jadi ya tidak mengherankan kalau emping mlinjo itu merupakan bahan pangan ekspor yang memiliki nilai yang bagus, yang bisa meningkatkan penghasilan para petani. jadi ya tidak aneh jika para petani lalu membudidayakan tanaman itu.

Daftar Kosakata Jawa => Indonesia

JAWA
INDONESIA
Tanduran
Tanaman
Mujudake
Merupakan
Laladan
Daerah, Area
Kang
Yang
nDuweni
Memiliki
Wong
Orang
Ngarani
Menyebut, Menamakan
Tlatah
Tanah, Daerah
Kulon
Barat
Manawa
Jika, Kalau
Godhonge
Daunnya
Sing
Yang
Isih
Masih
Enom
Muda
Jenenge
Namanya
Disenengi
Disukai
Kembange
Bunganya
Arane
Namanya
Lan
Dan
Iki
Ini
Dening
Oleh
Awit
Karena, Sebab
Bisa
Bisa, dapat
Dijangan
Disayur / Dibuat sayur
Woh
Buah
Wis
Sudah
Tuwa
Tua
Digawe
Dibuat
Uga
Juga
Akeh
Banyak
Dadi
Jadi
Ora
Tidak
ngGumunake
Mengherankan
Pangaji
Nilai
Becik
Bagus, Baik
nGundhakake
Meningkatkan
Kadang
Saudara
Sedulur
Saudara
Banjur
Lalu, Kemudian
mBudidaya
Membudidayakan
Iku
Itu
Itulah sedikit contoh mengenai terjemahan paragraf dari bahasa Jawa ke bahasa Indonesia yang dilengkapi dengan daftar kosakata. Dengan adanya kosakata Jawa ke Indonesia di atas diharapkan bisa membantu para pembaca untuk menambah perbendaharaan kata-kata Jawa, sehingga meningkatkan kemampuan berbahasa Jawa.

Jika anda merasa tulisan ini bermanfaat dan ingin membagikannya kepada teman-teman baik ke Google, Facebook, Twitter dan lain-lain, anda bisa langsung mengklik tombol share yang ada di bawah postingan ini.

Punya saran, kritik ataupun permintaan silakan tulisa melalui kolom komentar di bawah. Saya akan secepat mungkin menanggapinya.

Maturnuwun :)

Komentar

Artikel Lainnya

Contoh Kalimat Aksara Jawa dan Artinya (Bag.1)

Contoh Teks Deskripsi Bahasa Jawa Tentang Candi Borobudur

Sandhangan Panyigeg Wanda dalam Tulisan Aksara Jawa