Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Contoh Dialog Bahasa Jawa 2 Orang Tentang Kesehatan

Halo para pembaca semuanya, menjaga kesehatan sangat penting untuk masa depan kita semua. Jika mengabaikan kesehatan sejak muda bisa jadi masa depan atau masa tua kita akan jadi suram. Tapi, kalau kita menjaga kesehatan dengan baik InsyaAllah pada masa tua nanti kesehatan juga akan baik.
Dalam contoh dialog bahasa Jawa kali ini, Jawalogger mengisahkan dua orang teman bernama Jaka dan Indra. Jaka tidak pernah bertemu dengan ayah Indra dan kemudian bertanya tentang keadaannya. Bagaimana percakapan dua orang kawan ini?
Percakapan bahasa Jawa tentang kesehatan
Jaka : Ndro aku kok ora tau kepethuk bapakmu limang taun iki, piye kabaré? Indra : Bapak lagi ora sehat Jok.. Jaka : Hla yagéné bapakmu? Indra : Bapak wis krasa saya lungkrah wiwit setaun kepungkur. Jaka : Merga yuswané sing wis sepuh apa merga gerah? Indra : Mbokmenawa loro-loroné. Dokter ora bisa nemtokake penyakité bapak nanging yèn dakpikir-pikir mbokmenawa bapak ora njaga kesehatané kanthi apik pas isih enom. Jaka : Ya nggenah waé. Nj…

Bunyi Vokal Bahasa Jawa dan Cara Pengucapannya

Ketika saya membaca penjelasan di situs Wikipedia mengenai huruf-huruf vokal bahasa Jawa dan cara pengucapannya, saya berpikir apakah untuk pemula ini akan mudah untuk dipelajari. Apalagi dalam bahasa tulisan, tentu lebih tidak mudah khususnya untuk orang yang bukan penutur Jawa.
Pada postingan kali ini, Jawalogger akan memberikan penjelasan tentang teknik mengucapkan bunyi vokal dalam bahasa Jawa yang semoga bisa dipahami dengan mudah.
Sama seperti dalam bahasa Indonesia, bunyi vokal dalam bahasa Jawa sangat penting untuk memahami makna suatu kata. Salah pengucapan bisa merubah arti, apalagi dalam bahasa penulisan.
Bunyi vokal dalam bahasa Jawa
1. Vokal "a"
Vokal "a" biasa diucapkan dengan dua cara yaitu :
>> "a" diucapkan sebagai "å" biasa seperti huruf "o" pada kata "Lorong, Kingkong". Bunyi "å" ini dinamakan pelafalan dalam posisi terbuka. Artinya, sebuah kata yang terdapat "å" di dalamnya tapi pa…

Contoh Percakapan Bahasa Jawa Tentang Teknologi

Halo para pembaca, Jawalogger kali ini membagikan sebuah contoh percakapan dengan bahasa Jawa yang membahas topik mengenai teknologi.
Percakapan bahasa Jawa
Ing sawijining dina Jumadi ketemu kancané Arif sing lagi waé tuku tablèt.
Jumadi : Piyé kabaré Rif? Wah kowé nduwé smartphone saiki. Arif : Apik Jum. Ya, iki jenengé tablèt ukurané luwih gedhé saka smartphone sing biasa. Aku wis jelèh nggawa laptop nyang ngendi-ngendi. Aku butuh sing luwih ènthèng. Jumadi : Spèsifikasiné piyè? Arif : Tablet iki wis dipasang OS Android Lollipop, 1,6 Ghz Dual Processor, Memory Internal 16 GB. Jumadi :16 GB? Memori semono kuwi wis luwih saka cukup kanggo kowé. Arif : Ya muga-muga waé. Soalé uga arep daknggo nyambut gawé. Jumadi : Regané pira tablètmu kuwi? Arif : Aku tuku wingi lagi promo dadi regané mung 1.500.000 rupiyah. Jumadi : Spèsifikasiné mumpuni banget nanging regané miring. Bejo tenan kowé Rif. Arif : Iya, muga-muga waé bisa awèt suwé.
Terjemahan ke dalam bahasa Indonesia
Pada suatu hari Jumadi bertem…

4 Cara Mengatasi Asam Urat Tanpa Obat Mudah Anda Dapatkan

Gambar
Asam urat atau gout arthritis merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi di masyarakat terutama orang-orang lanjut usia (lansia) pada kisaran 40-50 tahun. Tapi tidak jarang pula penyakit ini menyerang orang-orang yang berusia lebih muda. Sementara laki-laki cenderung memiliki risiko lebih besar mengalami asam urat mulai dari pubertas dan mencapai puncaknya pada usia 40-50 tahun. Pada perempuan, asam urat lebih banyak muncul pada usia sesudah menopause.
Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2013  penyakit sendi di Indonesia berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan sebesar 11.9% dan berdasarkan diagnosis dan gejala sebesar 24.7%. Jumlah yang tidak kecil.
Penyakit asam urat tidak bisa dianggap remeh. Dalam dunia kesehatan, penyakit ini menjadi salah satu masalah utama. Jika tidak ditangani dengan tepat akan menimbulkan masalah kesehatan serius bahkan terjadi berbagai macam komplikasi seperti  gagal ginjal, batu ginjal dan lain-lain.
Beberapa faktor yang menja…

Contoh Tembang Dhandhanggula Tema Tentang Lingkungan Hidup

Halo para pembaca, suka nembang Macapat? Ini adalah edisi perdana postingan tentang tembang macapat. Salah satu dari sebelas jenis tembang macapat yaitu Dhandhanggula. Tembang Dhandhanggula memiliki watak luwes dan sering dipakai untuk menjelaskan pelajaran. Misalnya tentang lingkungan hidup yang asri.
Kali ini, Jawalogger membagikan tembang Dhandhanggula bertema lingkungan hidup yang diambil dari Sekar Macapat hal.2 karya Drs. Sudharto, M.A.
Dhandhanggula
Mapan yekti isining wanadri dadya srana njangkepi ngagesang tetuwuhan myang kewane tur kathah warninipun kewan galak iberan ugi gegremetan sanyata pinanggih ing ngriku jinaga amrih tan sirna awit dadi rerengganing alam asriayem tentrem sadonya
Tembang di atas menceritakan kehidupan dalam hutan yang terdiri dari begitu banyak makhluk hidup seperti tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewan. Semua saling melengkapi dan menjaga satu sama lain menciptakan alam yang asri, damai dan tenteram.

Contoh Percakapan Bahasa Jawa Tentang Liburan Sekolah

Gambar
Halo para pembaca yang budiman :), salah satu cara untuk melatih kemampuan berbahasa Jawa adalah dengan melakukan percakapan baik dua orang atau lebih. Dengan berlatih percakapan maka akan membantu memperlancar kemampuan kita baik dalam kosakata maupun pengucapan. Kali ini, Jawalogger membagikan sebuah contoh percakapan antara dua orang yang bertema liburan sekolah. Tidak lupa juga disertakan terjemahan ke dalam bahasa Indonesianya. Jadi 
Percakapan bahasa Jawa
Ing sawijining dina, Siti lan Andri padha ngomong babagan prèi sekolah.
Siti : Prèi sekolah wingi kowé lunga nyang ngendi Ndri? Andri : Aku lunga menyang Bali. Siti : Wah, ana apa kok lunga menyang Bali? Andri : Aku plesiran karo wong tuwaku lan adhi-adhiku. Siti : Piyé plesirané, apik apa ora? Andri : Indah banget pemandangané. Bali iku panggonan wisata kondhang sakdonya. Siti : Panggonan wisata ngendi waé sing mbok parani? Andri : Aku menyang Pantai Kuta, Pura Tanah Lot, Pura Besakih lan Monkéy Forèst. Siti : Kétoké nyenengké banget. …

Pengertian Tembung Kriya Tanduk dan Contoh Kalimat

Ini merupakan lanjutan dari bab tembung kriya yang sudah Jawalogger pada postingan sebelumnya. Pada postingan tersebut dibahas pengertian tembung kriya dan macam-macamnya. Salah satunya dari golongan tembung kriya yaitu tembung kriya tanduk. Pengertian tembung kriya tanduk
Tembung kriya tanduk adalah tembung yang memperoleh imbuhan / ater-ater anuswara (suara hidung) yaitu n- / an-, ny- / any-, m- / am-, ng- / ang-.
Contoh kalimat tembung kriya tanduk
1. Tulung menjadi nuku Andri kae seneng nulung wong liya.
2. Sapu menjadi nyapu Nina lagi nyapu latar.
3. Pacul menjadi macul Pakdhe lagi macul ana ing sawah.
4. Gambar menjadi nggambar Adhik seneng nggambar kewan.
5. Tulis menjadi nulis Mas Trisno nulis layang.
6. Sabrang menjadi nyabrang Nek nyabrang dalan kudu ati-ati.
7. Balang menjadi mbalang Kowe kok mbalang watu ki ana apa ta?
8. Goreng menjadi nggoreng Siti lagi nggoreng sega.
9. Tuku menjadi nuku Maryana nuku sepedhane Jaka
10. Buwang menjadi mbuwang Yu Lasmi mbuwang sampah.
Pada…

10 Contoh Penulisan Kata Menggunakan Aksara Jawa

Gambar
Saya tahu menulis aksara Jawa itu gampang-gampang susah. Apalagi aksara ini jarang sekali digunakan dalam penulisan sehari-hari, bahkan untuk orang Jawa sekali pun. Maka tidak heran jika banyak yang mencari berbagai contoh penulisan aksara Jawa baik melalui buku maupun secara online.
Sebagai penulis blog ini, saya juga masih belajar. Tulisan di sini hanya sebagai sarana sharing semua latihan saya kepada para pembaca semua. Semoga tidak kecewa ya :)
Contoh penulisan aksara Jawa
1. Sega gorèng (nasi goreng)
2. Gula jawa (gula jawa)
3. Aja ngenyèk (jangan menghina)
4. Ana loro (ada dua)
5. Edhi lara (edi sakit)
6. Latar omba (halaman luas)
7. Gitar tuwa (gitar tua)
8. Purwakerta (purwokerto)
9. Majapahit (majapahit)
10. Kalimantan (kalimantan)
Itu ya sepuluh contoh penulisan kata dengan aksara Jawa. Sekarang anda bisa langsung berlatih menulis kata-kata tersebut di atas kertas. Jika anda kreatif, anda bisa membuat tulisan kaligrafi dengan aksara Jawa tersebut.
Jika anda suka tulisan ini dan merasa…

Tembung Kriya dalam Bahasa Jawa dan Jenis-Jenisnya

Halo para pembaca semuanya, pada postingan kali ini, Jawalogger membagikan bab tentang pengertian tembung kriya dalam bahasa Jawa beserta macam-macamnya. Dalam bahasa Indonesia tembung kriya disebut kata kerja. Jadi, yang disebut dengan tembung kriya yaitu semua kata yang menerangkan tingkah laku atau melakukan pekerjaan.
Dalam sebuah kalimat, tembung kriya menerangkan predikat. Secara umum, tembung kriya terbagi menjadi dua golongan :
1. Tembung kriya lingga
Tembung kriya lingga merupakan tembung kriya yang belum diubah dari kata dasarnya. Contoh : Dono mangan tempe.Kasino tuku sega goreng.Indro gawe kurungan pitik.
Kata "mangan, tuku dan gawe" disebut tembung kriya lingga.
2. Tembung kriya andhahan / owah
Tembung kriya andhahan merupakan tembung kriya yang sudah diubah dari kata dasarnya dan diberi imbuhan berupa ater-ater (awalan), seselan (sisipan) dan panambang (akhiran). Dalam bahasa Indonesia biasa disebut kata kerja jadian.
Macam-macam tembung kriya andhahan antara lain…

Jenis-Jenis Tembung atau Kata dalam Bahasa Jawa

Halo para pembaca, tembung dalam bahasa Indonesia berarti kata. Sementara kata-kata yang dirangkai satu sama lain dinamakan ukara atau kalimat. Dalam bahasa Jawa dikenal sepuluh jenis tembung atau kata. Seperti halnya dalam bahasa Indonesia, mengetahui kesepuluh golongan tembung bahasa Jawa juga sangat penting. Kita dapat membuat sebuah kalimat sampai paragraf dengan perbendaharaan kata-kata tersebut.
10 jenis tembung / kata dalam bahasa Jawa
1. Tembung kriya
Tembung kriya kalau di dalam bahasa Indonesia disebut kata kerja. Tembung kriya menerangkan tingkah laku atau melakukan pekerjaan. Biasanya, tembung kriya ini dalam sebuah kalimat sebagai obyek. Jenis-jenis tembung kriya secara garis besar ada dua macam yaitu tembung kriya lingga dan tembung kriya owahan. Karena akan terlalu panjang kalau dijelaskan, Jawaloggger akan membuat postingan khusus mengenai tembung kriya.
Contoh tembung kriya Turu Tangi Mangan Adus dll.
2. Tembung aran
Tembung aran artinya kata benda. Kata benda menerangka…

Contoh Teks Deskripsi Bahasa Jawa Tentang Candi Borobudur

Gambar
Halo para pembaca semua, Jawalogger kali ini akan membagikan sebuah teks paragraf deskripsi mengenai Candi Borobudur. Seperti yang sudah diketahui, candi ini merupakan candi Buddha terbesar di dunia dan pernah menjadi salah satu keajaiban dunia.
Sampai sekarang, Candi Borobudur masih menjadi salah satu wisata candi paling populer di Indonesia. Bukan hanya wisatawan dalam negeri saja tapi juga turis luar negeri juga sangat mengagumi candi yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini.
Pada tulisan di bawah ini akan mendeskripsikan Candi Borobudur secara singkat dalam tiga paragraf yang saya rangkum dengan sedikit perubahan dari Wikipedia dan sumber lainnya berupa buku.
Paragraf bahasa Jawa
Candhi Barabudhur
Candhi Barabudhur mujudake candhi Buddha kang digawe ing abad IX dening Raja Semaratungga sing ngasta kraton Mataram Hindhu. Raja Semaratungga saka wangsa Syailendra. Candhi iki minangka candhi Buddha gedhe dhewe sejagat. Prenahe Candhi Borobudhur dumunung ana ing sakidul kulone K…

Ini Dia Ucapan-Ucapan Salam dalam Bahasa Jawa

Anda mungkin sudah sering mengucapkan kata "Hai", "Halo"  bukan?
Dalam bahasa Jawa kata-kata sapaan atau salam tersebut juga dipakai. Tapi, masih ada ucapan-ucapan salam lainnya yang sering digunakan orang-orang Jawa sehari-hari. Di bawah ini, Jawalogger membagikan macam-macam ucapan salam dalam bahasa Jawa baik ngoko maupun alus.
Héi atau héyy
Kata ini sama artinya dengan "Hai" dan "Halo" tapi dua kata tersebut menurut pengalaman saya jarang diucapkan. Kata "Hey" lebih sering dipakai. Misalnya, "Heyy, piye kabare?". Anda boleh memakai kata ini kepada orang yang sudah kenal atau akrab saja seperti teman sebaya. Kalau kepada orang tua, orang yang dituakan atau dihormati, kata Heyy dianggap tidak sopan.
Piyé kabaré?, Kepriyé kabaré?, "Pripun kabaré?", "Dospundi kabaripun?"
Piye kabare lebih sering digunakan dalam percakapan sehari-hari daripada kepriye kabare. "Piye kabare" diucapkan dalam situasi i…

Contoh Percakapan Bahasa Jawa Dua Orang Teman Lama

Halo para pembaca semuanya, Jawalogger kali ini akan membagikan sebuah contoh percakapan antara dua orang menggunakan bahasa Jawa. Dalam contoh ini, menceritakan dua orang teman lama yang berpisah lama dan akhirnya bertemu.
Percakapan bahasa Jawa
Ing sawijining dina, Dono kepethuk kanca lawas rikala isih sekolah SMA, Indro. Loro-lorone wis ora ketemu salawase rong taun. Kepriye pacelathonan Dono lan Indro?
Dono : Heyy, suwe ra ketemu. Indro : Ya, wis suwe banget! Dono : Wis pirang taun awakedhewe ra ketemu sawise lulus SMA? Indro : Kira-kira wis rong taun lah. Dono : Hla..rong taun iki kowe nang endi? Indro : Aku lagi kuliah nang UGM. Dono : Njupuk fakultas apa? Indro : Aku njupuk Fakultas Teknik. Dono : Kowe mesti bakal gampang golek gawean kanthi jurusan iku. Indro : Ya maturnuwun Don, muga-muga bae aku bisa entuk gawean sing apik.
Terjemahan ke bahasa Indonesia
Pada suatu hari, Dono bertemu teman lama saat masih sekolah SMA, Indro. Keduanya sudah tidak bertemu selama dua tahun. Bagaimana perc…

Contoh Teks Paragraf Deskripsi Bahasa Jawa Tentang Kue Apem

Gambar
Halo para pembaca semuanya, Jawalogger kali ini ingin membagikan sebuah contoh teks deskripsi bahasa Jawa mengenai kue apem. Dalam contoh di bawah ini, menjelaskan tentang dari mana asal dan terbuat dari apa kue apem tersebut.
Paragraf dalam bahasa Jawa
Kue Apem
Apem, uga dikenal kanthi jeneng Appam ing negara asale India, yaiku panganan tradisional kang digawe saka tepung beras kang dicampur endhog, santen, gula, tape lan uyah sethithik, banjur dukukus utawa dibakar. Rupane kaya srabi nanging luwih kandel.
Sejarah lan Tradisi
Miturut legenda, apem digawa Ki Ageng Gribig sing mujudake keturunan Prabu Brawijaya. Dheweke mulih saka Tanah Suci lan nggawa oleh-oleh panganan telung (3) macem. Nanging, amarga cacahe mung sethithik banjur digawe maneh karo garwane. Bubar wis dadi panganan mau banjur didumake marang warga.
Wong-wong padha rebutan apem. Ki Ageng Gribig banjur matur "Yaqowiyu" sing tegese "Gusti paringi kula kekuwatan". Panganan iki banjur dikenal dadi apem ka…

Cara Mengulang Satu Lagu Video di Youtube Secara Otomatis

Gambar
Menonton video favorit di Youtube memang menyenangkan. Kadang bisa lupa waktu bahkan sampai berjam-jam menikmatinya. Ketika ada satu video yang sangat menarik, kita akan sering memutarnya berulang-ulang hingga bosan. Tapi memang membingungkan saat akan mengulang satu lagu di Youtube. Tidak nampak menu di bagian bawah layar video hanya tombol Play, Pause, replay, Setting, dan Pengaturan Layar.

Saya pun juga mengalaminya. Saat ingin mendengarkan satu video saja berulang-ulang tapi belum tahu caranya dan di mana letak tombol auto replaynya. Pernah mencoba memakai playlist tapi menu repeat hanya untuk mengulang lagu-lagu dalam satu playlist bukan satu lagu. Akhirnya saya mencari cara untuk bisa mengulang satu lagu atau video di Youtube secara otomatis.
Ternyata caranya sangat mudah.....
Kunjungi dulu Youtube.com, pilih lagu atau video favorit yang ingin diputar berulang-ulang.
Klik kanan pada video player kemudian akan muncul beberapa menu. Pilih dan klik menu Loop.
Jika sudah muncul tan…

Contoh Kata-Kata Aksara Jawa dan Artinya (Bag.1)

Gambar
Halo semua, Jawalogger masih tetap setia dengan tulisan-tulisan tutorial maupun latihan mengenai bahasa Jawa khususnya penulisan aksara Jawa. Kali ini yang akan dibahas adalah kata-kata dengan aksara Jawa beserta artinya dalam bahasa Indonesia.
Selain memperkaya kosakata bahasa Jawa, anda juga dapat meningkatkan kemampuan menulis kata menggunakan aksara Jawa.
10 Contoh kata-kata aksara Jawa
Mangan asem (makan asam)
Gawe apem (membuat apem)
Kanca kelas (teman kelas)
Hawa adhem (hawa dingin)
Bapak Ali (Bapak Ali)
Klambi anyar (baju baru)
Mangan nangka (makan nangka)
Rujak nanas (rujak nanas)
Bali mulih (kembali pulang)
Bagas waras (sehat)

Itulah contoh sepuluh kata yang bisa anda hafalkan serta menulisnya dengan aksara Jawa. Semoga bermanfaat.
Matur nuwun :)

Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2018 Buffon Menangis

Gambar
Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018 Rusia usai hanya bermain imbang tanpa gol melawan Swedia di Stadion San Siro Milan (14/11/2017) dini hari WIB. Gli Azzurri tersingkir dengan agregat 0-1 setelah sebelumnya kalah pada leg pertama play off di kandang Swedia.
Tim nasional Italia berusaha menguasai pertandingan demi menciptakan gol agar melaju ke Rusia. Serangan total tim besutan Giampiero Ventura membuat tim tamu lebih banyak bertahan sepanjang pertandingan. Namun, permainan monoton tuan rumah membuat strategi menyerang menjadi percuma. Banyak peluang emas tapi tidak berbuah gol.
Hingga wasit meniup peluit di menit akhir pertandingan skor 0-0 tetap bertahan, banjir air mata pun terjadi di San Siro. Untuk pertama kali sejak 1958, Italia harus absen dan menjadi penonton Piala Dunia 2018.
Air mata Buffon
Sang kiper Gianluigi Buffon tidak mampu menahan air matanya ketika diwawancarai seusai pertandingan. Cita-citanya untuk tampil keenam kali di Piala Dunia harus pupus. Buffon telah mere…

Contoh Terjemahan Paragraf Bahasa Jawa ke Bahasa Indonesia

Gambar
Halo para pembaca semuanya, pada postingan kali ini Jawalogger membagikan contoh dua paragraf terjemahan dari bahasa Jawa ke bahasa Indonesia. Paragraf di bawah ini dikutip dari kalawarti Jayabaya terbitan tahun 1990 yang berjudul "Mbudidaya Tanduran Mlinjo" atau dalam bahasa Indonesia "Membudidayakan Tanaman Melinjo". Judulnya pun saya rubah menjadi 'Tanduran Mlinjo" saja.
Dalam penerjemahan yang saya lakukan tidak "plek" kata per kata tapi disesuaikan dengan bahasa tujuan terjemahan dalam hal ini ke bahasa Indonesia. Meski begitu, anda tidak perlu khawatir karena saya juga membagikan daftar kosakata beserta artinya dalam bahasa Indonesia.
Terjemahan paragraf Jawa ke Indonesia
Paragraf Jawa

"Tanduran Mlinjo"
Tanduran mlinjo mujudake tanduran asli laladan kang nduweni hawa panas. Wong Jawa ngarani mlinjo, wong ing tlatah Jawa Kulon ngarani tangkil, manawa wong ing tlatah Sumatra Kulon (Minangkabau) ngarani batang banguak. Godhonge sing is…