Langsung ke konten utama

Latihan Menulis Aksara Jawa (Bag.1) - Penulisan Dasar Tanpa Sandhangan & Pasangan

Sugêng rawuh para sêdulûr,

Piye kabare?

Sudah seminggu lebih saya tidak update postingan di Jawalogger. Kali ini, saya akan membagikan contoh latihan menulis aksara Jawa. Di bagian pertama, saya hanya akan membagikan contoh kata-kata tanpa sandhangan maupun pasangan.

Tapi, terlebih dahulu Anda sebaiknya mengetahui nama-nama aksara Jawa sehingga nanti dapat merangkainya menjadi sebuah kata. Silakan lihat gambar di bawah ini.

contoh latihan menulis kata-kata aksara jawa

Oke, mari kita mulai saja...

Perhatian!
Berhubung saya berusaha menulis aksara Jawa latin yang baku maka untuk huruf vokal "a" dibaca "o" seperti pada kata "all" dan "ball".

Sekarang sudah paham ya?

Lanjutkan membaca....lima contoh penulisan kata dalam aksara Jawa berikut ini :

1. Jaka lara
Pada kata Jaka Lara, terdiri dari aksara "Ja", "Ka", "La" dan "Ra".

2. Jayabaya
Kata Jayabaya terdiri dari aksara "Ja", "Ya", "Ba" dan "Ya".

3. Rajakaya
Kata Rajakaya terdiri dari aksara "Ra", "Ja", "Ka" dan "Ya".

4. Kaya ngapa
Kata Kaya ngapa terdiri dari aksara "Ka", "Ya", "Nga" dan "Pa".

5. Basa Jawa
Kata Basa Jawa terdiri dari aksara "Ba", "Sa", "Ja" dan "Wa".

Pada postingan selanjutnya, saya akan membahas tentang menulis aksara Jawa menggunakan sandhangan. Jika Anda ingin terus berlatih menulis aksara Jawa maka silakan berlangganan dengan mengisi form yang ada di bagian samping blog ini.

Semoga bermanfaat :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Kalimat Aksara Jawa dan Artinya (Bag.1)

Pada postingan kali ini, saya ingin memberikan contoh kalimat aksara Jawa lengkap dengan artinya. Mungkin bagi Anda yang sudah pandai boleh untuk mengoreksi kesalahan dalam penulisannya. Maklum saya juga harus belajar dari nol lagi.
Semoga benar :)
Berikut ini adalah contoh sebuah kalimat beserta terjemahannya ke dalam Bahasa Indonesia.
Sawise ngeterake dagangan, Jåkå bali menyang ngomah kanggo siyap-siyap mangkat sekolah.(Sesudah mengantarkan dagangan, Joko pulang ke rumah untuk bersiap-siap berangkat sekolah).
Dan di bawah ini tulisan menggunakan aksara Jawa-nya :
Catatan--->Contoh kalimat di atas saya ambil dari Cerkak/Cerita Cekak (Cerita Pendek) di kolom Jagad Jawa Solopos.
Semoga bermanfaat.
Matur nuwun :).

Hari Ayah Indonesia

Baru saja online, mau cari informasi di Google kok ada gambar dua pasang sepatu di halaman pencarian. Sepasang sepatu pantofel berwarna cokelat dan sepasang lagi sepatu anak-anak berwarna merah. 
Penasaran, saya klik saja gambar tersebut. Ternyata, hari ini Hari Ayah Indonesia. Kok baru tahu ya...Selama ini saya hanya mengetahui Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember.
Dari informasi yang saya dapatkan dari Wikipedia, Hari Ayah Nasional merupakan hari untuk menghormati para ayah di seluruh Indonesia. Tepatnya, 12 November 2006, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendeklarasikan Hari Ayah di Kota Solo.
Namun, di Indonesia peringatan tersebut masih terbilang baru. Sementara, di dunia internasional, Hari Ayah diperingati oleh lebih dari 75 negara pada setiap hari Minggu pekan ketiga bulan Juni. Dan sudah mulai dirayakan sejak awal abad 12 silam.
Mengingat jasa-jasa ayah, sebagai pemimpin rumah tangga, tulang punggung dan pelindung keluarga maka pantaslah jika kita merayakan Hari Ayah.
Selama…

Perbedaan Da dan Dha Pada Tulisan Jawa

Beda cara pengucapan, beda artinya. Ini juga berlaku pada tulisan Jawa. Salah satunya yaitu "Då" dengan "Dhå". Dua aksara ini serupa tapi tak sama..
Bagi orang non-Jawa, pengucapan huruf D sama semua (CMIIW). Tidak dibagi menjadi dua macam seperti itu. Inilah yang kadang membuat kita...orang Jawa sendiri, juga banyak melakukan kesalahan saat mengucapkan kata-kata Jawa yang ada "Då" dan "Dhå"-nya.
Penggunaan Bahasa Indonesia turut berpengaruh dalam terjadinya kesalahan tersebut. Kata yang seharusnya diucapkan seperti Da malah menjadi Dha.
Contoh :
Widodo =====> kata ini, dalam pengucapan Jawa seharusnya memakai "Då". Tapi, kenyataan dalam kehidupan sehari-hari kita orang Jawa kadang terbawa dalam pengucapan Bahasa Indonesia. Apalagi yang bukan orang Jawa (wajar lah ya hehehe).
Lalu apa perbedaan Då dengan Dhå?
Jawabannya, cara pengucapan.
Aksara "Då" biasa diucapkan secara tipis. Artinya, saat mengucapkan Då pastikan ujung li…