Langsung ke konten utama

Contoh Paragraf Aksara Jawa dan Artinya (Bag.1)

Sugêng rawuh para sêdulûr,

Piye kabare?

Mugi Gusti tansah paring kêslamêtan lan kasihatan marang Sampeyan kabeh.

Jika sebelumnya Jawalogger membagikan contoh-contoh kalimat mengggunakan aksara Jawa, maka saya akan membahas tentang paragraf aksara Jawa.

Dalam prosesnya, saya membutuhkan waktu agak lama untuk bisa membuat tulisan aksara Jawa. Namun, akhirnya berhasil juga.

Contoh paragraf aksara Jawa di bawah ini saya ambil dari Wikipedia Basa Jawa.

Basa Jawa iku kagolong basa Austronesia, ya iku basa-basa sing dianggo sawarna-warnané bangsa pribumi ing kapuloan sakidul-wetaning bawana Asia. Basa Jawa kasebar wiwit pucuk kulon pulo Jawa, Banten nganti pucuk wétan Banyuwangi déning kurang luwih 80 yuta panutur ibu. Kajaba iku, basa iku kasebar ing Indonésia saka Sumatra nganti Papua, Timor Wétan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Hong Kong, Walanda, Suriname, Curaçao, lan ing Kaledonia Anyar.

Terjemahan :

Bahasa Jawa tergolong bahasa Austronesia yaitu bahasa-bahasa yang digunakan berbagai macam bangsa pribumi di kepulauan sebelah tenggara benua Asia. Bahasa Jawa tersebar mulai ujung barat pulau Jawa, Banten hingga ujung timur Banyuwangi dipertuturkan oleh kurang lebih 80 juta orang. Selain itu, bahasa tersebut tersebar di Indonesia dari Sumatra sampai Papua, Timor Timur, Malaysia, Singapura, Taiwan, Hong Kong, Walanda, Suriname, Curacao, dan di Kaledonia Baru.

Penulisan paragraf menggunakan aksara Jawa (Klik gambar jika kurang jelas / ada 2 gambar):
contoh paragraf dengan aksara jawa beserta artinya
contoh paragraf aksara Jawa dan artinya dalam bahasa Indonesia

Bagi Anda yang sudah bisa atau mahir, mohon bantuan koreksinya jika ada cara penulisan aksara Jawa di atas yang kurang tepat.

Jika ada yang mau ditanyakan atau sekedar membetulkan tulisan di atas, silakan isi kolom komentar di bawah.

Maturnuwun :)

Komentar

Pos populer dari blog ini

Contoh Kalimat Aksara Jawa dan Artinya (Bag.1)

Pada postingan kali ini, saya ingin memberikan contoh kalimat aksara Jawa lengkap dengan artinya. Mungkin bagi Anda yang sudah pandai boleh untuk mengoreksi kesalahan dalam penulisannya. Maklum saya juga harus belajar dari nol lagi.
Semoga benar :)
Berikut ini adalah contoh sebuah kalimat beserta terjemahannya ke dalam Bahasa Indonesia.
Sawise ngeterake dagangan, Jåkå bali menyang ngomah kanggo siyap-siyap mangkat sekolah.(Sesudah mengantarkan dagangan, Joko pulang ke rumah untuk bersiap-siap berangkat sekolah).
Dan di bawah ini tulisan menggunakan aksara Jawa-nya :
Catatan--->Contoh kalimat di atas saya ambil dari Cerkak/Cerita Cekak (Cerita Pendek) di kolom Jagad Jawa Solopos.
Semoga bermanfaat.
Matur nuwun :).

Hari Ayah Indonesia

Baru saja online, mau cari informasi di Google kok ada gambar dua pasang sepatu di halaman pencarian. Sepasang sepatu pantofel berwarna cokelat dan sepasang lagi sepatu anak-anak berwarna merah. 
Penasaran, saya klik saja gambar tersebut. Ternyata, hari ini Hari Ayah Indonesia. Kok baru tahu ya...Selama ini saya hanya mengetahui Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember.
Dari informasi yang saya dapatkan dari Wikipedia, Hari Ayah Nasional merupakan hari untuk menghormati para ayah di seluruh Indonesia. Tepatnya, 12 November 2006, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendeklarasikan Hari Ayah di Kota Solo.
Namun, di Indonesia peringatan tersebut masih terbilang baru. Sementara, di dunia internasional, Hari Ayah diperingati oleh lebih dari 75 negara pada setiap hari Minggu pekan ketiga bulan Juni. Dan sudah mulai dirayakan sejak awal abad 12 silam.
Mengingat jasa-jasa ayah, sebagai pemimpin rumah tangga, tulang punggung dan pelindung keluarga maka pantaslah jika kita merayakan Hari Ayah.
Selama…

Perbedaan Da dan Dha Pada Tulisan Jawa

Beda cara pengucapan, beda artinya. Ini juga berlaku pada tulisan Jawa. Salah satunya yaitu "Då" dengan "Dhå". Dua aksara ini serupa tapi tak sama..
Bagi orang non-Jawa, pengucapan huruf D sama semua (CMIIW). Tidak dibagi menjadi dua macam seperti itu. Inilah yang kadang membuat kita...orang Jawa sendiri, juga banyak melakukan kesalahan saat mengucapkan kata-kata Jawa yang ada "Då" dan "Dhå"-nya.
Penggunaan Bahasa Indonesia turut berpengaruh dalam terjadinya kesalahan tersebut. Kata yang seharusnya diucapkan seperti Da malah menjadi Dha.
Contoh :
Widodo =====> kata ini, dalam pengucapan Jawa seharusnya memakai "Då". Tapi, kenyataan dalam kehidupan sehari-hari kita orang Jawa kadang terbawa dalam pengucapan Bahasa Indonesia. Apalagi yang bukan orang Jawa (wajar lah ya hehehe).
Lalu apa perbedaan Då dengan Dhå?
Jawabannya, cara pengucapan.
Aksara "Då" biasa diucapkan secara tipis. Artinya, saat mengucapkan Då pastikan ujung li…