Langsung ke konten utama

Belajar Bahasa Jawa Lewat Lagu, Asyik!!

Salah satu cara belajar bahasa-termasuk bahasa Jawa-yang efektif menurut saya adalah mendengarkan musik. Dari lirik maupun bagaimana penyanyi mengucapkan kata-kata di dalam lirik tersebut, kita dapat dengan mudah meniru dan mempelajarinya.

Biasanya, dalam sebuah lagu Jawa, lirik biasanya berkisah tentang kehidupan sehari-hari. Dalam postingan ini, saya ingin membagikan satu video klip dari Didi Kempot berjudul "Stasiun Balapan". Sebuah lagu yang fenomenal pada masanya dan membuat penyanyi sekaligus pencipta lagunya sangat terkenal.

O ya, dalam tulisan ini, lirik saya tulis dalam Bahasa Jawa baku, jadi berbeda dengan lirik yang tertulis di video.

Berikut ini liriknya beserta terjemahannya :

Ning Stasiun Balapan (Di Stasiun Balapan)
Kutha Solo sing dadi kenangan (Kota Solo yang jadi kenangan)
Kowe karo aku (Kamu dengan aku)
Nalika ngeterke lungamu (Ketika mengantarkan kepergianmu)

Ning Stasiun Balapan (Di Stasiun Balapan)
Rasane kaya wong kelangan (Rasanya seperti orang kehilangan)
Kowe ninggal aku (Kamu meninggalkan aku)
Ra krasa netes iluh ning pipiku (Tak terasa menetes air mata di pipiku)

Da..a..a..(Da..a..a..)
Da..da sayang (Dada sayang)
Da..a..a..(Da..a..a..)
Selamat jalan

Reff:
Janji lunga mung sedhela (Janji pergi hanya sebentar)
Jare sewulan ra ana (Katanya sebulan nggak ada)
Pamitmu nalika semana (Pamitmu ketika itu)
Ning Stasiun Balapan Solo...(Di Stasiun Balapan Solo...)

Jare lunga mung sedhela (Katanya pergi cuma sebentar)
Malah tanpa kirim warta (Malah tanpa kirim kabar)
Lali apa pancen nglali (Lupa apa memang (pura-pura) lupa)
Yen lali mbok enggal bali (Kalau lupa cepatlah kembali)

Ning Stasiun Balapan (Di Stasiun Balapan)
Kutha Solo sing dadi kenangan...(Kota Solo yang jadi kenangan...)

*Kembali ke Reff

*Keterangan :
Ada kata "Nglali", bisa diartikan "Pura-pura lupa".
Sementara kata "Enggal" merupakan salah satu kata Bahasa Jawa Halus yang berarti "Cepat". Bahasa Jawa Ngokonya, "Cepet", pengucapan huruf "e" seperti pada kata "Resah".

Sekarang mari putar musiknya dan ikutlah menyanyikannya, pasti menyenangkan...:)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Kalimat Aksara Jawa dan Artinya (Bag.1)

Pada postingan kali ini, saya ingin memberikan contoh kalimat aksara Jawa lengkap dengan artinya. Mungkin bagi Anda yang sudah pandai boleh untuk mengoreksi kesalahan dalam penulisannya. Maklum saya juga harus belajar dari nol lagi.
Semoga benar :)
Berikut ini adalah contoh sebuah kalimat beserta terjemahannya ke dalam Bahasa Indonesia.
Sawise ngeterake dagangan, Jåkå bali menyang ngomah kanggo siyap-siyap mangkat sekolah.(Sesudah mengantarkan dagangan, Joko pulang ke rumah untuk bersiap-siap berangkat sekolah).
Dan di bawah ini tulisan menggunakan aksara Jawa-nya :
Catatan--->Contoh kalimat di atas saya ambil dari Cerkak/Cerita Cekak (Cerita Pendek) di kolom Jagad Jawa Solopos.
Semoga bermanfaat.
Matur nuwun :).

Hari Ayah Indonesia

Baru saja online, mau cari informasi di Google kok ada gambar dua pasang sepatu di halaman pencarian. Sepasang sepatu pantofel berwarna cokelat dan sepasang lagi sepatu anak-anak berwarna merah. 
Penasaran, saya klik saja gambar tersebut. Ternyata, hari ini Hari Ayah Indonesia. Kok baru tahu ya...Selama ini saya hanya mengetahui Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember.
Dari informasi yang saya dapatkan dari Wikipedia, Hari Ayah Nasional merupakan hari untuk menghormati para ayah di seluruh Indonesia. Tepatnya, 12 November 2006, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendeklarasikan Hari Ayah di Kota Solo.
Namun, di Indonesia peringatan tersebut masih terbilang baru. Sementara, di dunia internasional, Hari Ayah diperingati oleh lebih dari 75 negara pada setiap hari Minggu pekan ketiga bulan Juni. Dan sudah mulai dirayakan sejak awal abad 12 silam.
Mengingat jasa-jasa ayah, sebagai pemimpin rumah tangga, tulang punggung dan pelindung keluarga maka pantaslah jika kita merayakan Hari Ayah.
Selama…

Perbedaan Da dan Dha Pada Tulisan Jawa

Beda cara pengucapan, beda artinya. Ini juga berlaku pada tulisan Jawa. Salah satunya yaitu "Då" dengan "Dhå". Dua aksara ini serupa tapi tak sama..
Bagi orang non-Jawa, pengucapan huruf D sama semua (CMIIW). Tidak dibagi menjadi dua macam seperti itu. Inilah yang kadang membuat kita...orang Jawa sendiri, juga banyak melakukan kesalahan saat mengucapkan kata-kata Jawa yang ada "Då" dan "Dhå"-nya.
Penggunaan Bahasa Indonesia turut berpengaruh dalam terjadinya kesalahan tersebut. Kata yang seharusnya diucapkan seperti Da malah menjadi Dha.
Contoh :
Widodo =====> kata ini, dalam pengucapan Jawa seharusnya memakai "Då". Tapi, kenyataan dalam kehidupan sehari-hari kita orang Jawa kadang terbawa dalam pengucapan Bahasa Indonesia. Apalagi yang bukan orang Jawa (wajar lah ya hehehe).
Lalu apa perbedaan Då dengan Dhå?
Jawabannya, cara pengucapan.
Aksara "Då" biasa diucapkan secara tipis. Artinya, saat mengucapkan Då pastikan ujung li…