Aksara Rê dan Lê Dalam Penulisan Jawa

Sugêng rawuh para sêdulûr,

Piye kabare?

Kalau biasanya aksårå yang berbunyi "ê" dalam penulisan Jawa ditulis menggunakan sandhangan pêpêt, maka ada pengecualian untuk dua aksara ini :

1. Aksårå , contoh pada kata "rêngginang" (sejenis makanan ringan).
2. Aksårå , contoh pada kata "lêngå" (minyak).
Aksara-aksara tersebut memiliki bentuk tersendiri sehingga tidak diperlukan tambahan sandhangan. Contoh penulisannya seperti di bawah ini :

Masing-masing aksara ini juga mempunyai aksara pasangan. Lihat contoh di bawah ini :

1. Aksårå pasangan , seperti pada kata "Tumbas rêngginang" (Beli rengginang).
2. Aksårå pasangan , seperti pada kata "Tumbas lêngå" (Beli minyak).

Semoga bermanfaat,

Maturnuwun :)

Bukan seorang ahli, apalagi sarjana Bahasa Jawa, Andi menuliskan segala pengetahuan mengenai bahasa ibunya yang pernah didapat melalui sekolah dulu dan buku-buku. Andi juga tidak jarang menulis tema lain seperti teknologi dan kesehatan. Kunjungi Jawalogger.com.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Silakan berkomentar dengan sopan. Setiap komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Jadi, bagi Anda yang memasukkan komentar, "tidak boleh" memasukkan link di dalam komentar.

Jika itu terjadi, maka saya tidak akan menyetujui komentar Anda.